TOTAL
SYNTESIS MITOMYCIN
Pada materi ini
akan membahas tentang sintesis total mitomycin. Dimana Sintesis
total merupakan sintesis kimia dari
semua molekul organik kompleks tanpa bantuan proses biologi. Mitomycin adalah
antitumor dan
antibiotik yang digunakan
dalam pengobatan kanker. Mitomycin dapat memperlambat atau
menghentikan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker dalam tubuh. Mitomycin C merupakan mitomycin yang
digunakan sebagai antikanker dengan pendekatan kishilab.
Sintesis
mitomycin melibatkan pembentukkan intermediet yang belum stabil sehingga akan membentuk kestabilan.
seperti pada reaksi substituent golongan
halogen (x) menggantikan gugus metoksi
(OCH3 ).
Reaksi ini, akan sangat reaktif
sehingga dimungkinkan terjadinya pembukaan cincin siklik dan pada senyawa
selanjutnya cincin siklik yang mengikat NH2 terputus . Sehingga, terjadinya
retrosintetik menghasilkan senyawa satu siklik dengan substituent Metoksi dan
alkil yang selanjutnya stabil menjadi Mitimycin.
Mitomycin C direduksi untuk melindungi
gugus fungsi karbonil sehingga struktur nya berubah menjadi ; O karbonil menjadi
elektropositif dan PEB nya berdelokalisasi pada cincin siklik, serta O karbonil
menjadi OH
Pada tahap II terjadi
pelepasan –Ome dari struktur menjadi MeOH sehingga electron berdelokalisasi
pada cincin siklik membentuk ikatan rangkap. Pada tahap III, struktur mitomycin
mengalami reaksi alkilasi oleh DNA tumor, reaksinya adalah sebagai berikut :
Pada tahap IV, DNA
membentuk siklisasi dan melepas gugus –OCONH2. Pada tahap akhir,
terjadi reaksi oksidasi untuk mendapatkan gugus karbonil pada struktur awalnya.
Daftar Pustaka
Mao Y.; Varoglu M.; Sherman D.H. 1999. Molecular
characterization and analysis of the biosynthetic gene cluster for the
antitumor antibiotic mitomycin C from Streptomyces Iavendulae NRRL 2564. Chemistry and Biology 6: 251–263.
L.
H. Briggs, H. T. Openshaw, R. Robinson, J. Chem. Soc. 1946,903; R. Robinson,
Experientia 1946, 2, 28; c) For a comprehensive
survey,
see G. F. Smith, Alkaloids 1965.a) C. Bokhoven, J. C. Schoone, J. M. Bijvoet,
Proc. K. Ned. Akad Wet.
1948, 51, 990; b) C. Bokhoven, J. C. Schoone, J. M. Bijvoet, Proc.K. Ned. Akad.
Wet. 1949, 52, 120; c) C. Bokhoven, J. C. Schoone.