Polarizabilitas
merupakan interaksi yang terjadi dari keadaan non-polar kekeadaan polar namun
hanya sesaat. Polarizabilitas juga bisa dikatakan suatu interaksi antara 1 molekul
dengan molekul yang lain didalam gaya vander walls.
Polarizabilitas
menentukan respon dinamik dari sistem yang terikat ke bidang eksternal, dan
memberikan wawasan ke dalam struktur internal molekul. Dalam solid,
polarisabilitas didefinisikan sebagai momen dipol per unit volume sel kristal.
Polaritas
suatu ikatan ditentukan oleh elektronegativitas atom-atom yang terlibat. karbon
dan hidrogen memiliki elektronegativitas yang mirip, sehingga ikatan C-H
relatif nonpolar. Unsur-unsur yang berada pada bagian kanan dalam tabel
periodik, seperti oksigen, fluorin, dan klorin memiliki kemampuan menarik
elektron (elektronegativitas) lebih besar dibandingkan dengan karbon. Dengan
demikian, ketika atom karbon berikatan dengan salah satu dari atom tersebut
maka terbentuk ikatan yang terpolarisasi. Elektron akan cenderung tertarik ke
atom yang lebih elektronegatif. Dalam molekul tersebut, atom karbon bermuatan
parsial positif dan atom yang lebih elektronegatif bermuatan parsial negatif.
Polarisabilitas:
Kemampuan ikatan atau molekul yang akan terpolarisasi dengan mendistorsi awan
elektron. Distorsi dari awan elektron bola. Ketika polarisasi terjadi dengan
mudah, spesies dikatakan lembut. Ketika polarisasi hanya terjadi dengan
kesulitan spesies dikatakan sulit.
Gaya London dapat
mempengaruhi sifat fisis molekul, hal demikian terjadi karena pergerakan
elektron yang mengakibatkan dipol sesaat dalam suatu molekul akan bertambah
besar apabila molekul tersebut memiliki jumlah elektron yang semakin besar
pula. Pergerakan elektron yang mengakibatkan dipol sesaat dalam suatu molekul
disebut polarisabilitas. Jumlah elektron yang besar berkaitan dengan massa
molekul relatif (Mr) molekul tersebut, sehingga semakin besar Mr suatu molekul,
maka semakin besar polarisabilitasnya dan semakin besar pula Gaya Londonnya.
Mudahnya suatu atom untuk membentuk dipol sesaat disebut polarisabilitas. Bentuk
molekul mempengaruhi Gaya London contoh nya pada Neopentana (C5H12)
yang berbentuk gas pada suhu ruang
sedangkan bentuk asli nya adalah cair. Selain itu ukuran molekul juga
mempengaruhi dimana Semakin berat dan luas ukuran atom akan membentuk gaya yang
semakin kuat.
sumber :
.
materinya cukup membantu namun kalau saya boleh saran, mohon ditambahkan kembali contoh-contohnya.terimakasih
BalasHapusMateri yang bagus, cukup membantu sebagai referensi :)
BalasHapussangat membantu, trimakasih..
BalasHapus